Penyakit Parkinson Pada Lansia

Penyakit Parkinson Pada Lansia  – Parkinson merupakan pergerakan progresif lambat dengan penyebab yang tidak diketahui yang terutama mengenai neuron pards kompakta subtansia nigra yang mengandung dopamin dan berpigmen. Biasanya terjadi pada masa dewasa lanjut tetapi kadang-kadang terjadi sedini dasawarsa keempat. Riwayat keluarga biasanya tidak ada.

Penyakit Parkinson Pada Lansia

Penyakit Parkinson Pada Lansia

Penyakit Parkinson

Diagnosis Penyakit Parkinson Pada Lansia  ditegakkan secara klinis. Gejala utama adalah tremor saat istirahat yang menyolok (sering berupa pill-rolling yang terutama mengenai tangan dan kaki), bradikisenia, dan kekakuan otot (digambarkan sebagai pipa timah dan roda gigi). Gambaran lainnya adalah wajah topeng, berkurangnya kedipan mata, postur bungkuk, gaya berjalan festinating (bergerak cepat ke depan tanpa mampu mengehentikan, bertambahnya keringat dan air liur. Depresi atau stres dan demensia juga bisa ditemukan. Respons yang baik terhadap L-dopa menunjukkan penyakit parkinson.

Penyakit Parkinson Pada Lansia juga mempengaruhi emosi dan mengganggu kapasitas mental, meskipun diagnosis atas efek ini sulit ditegakkan sehubungan dengan depresi yang menyertai penyakit ini. Parkinson terjadi ketika sel-sel otak yang memproduksi dopamin mati. Kekurangan dopamin menyebabkan sel-sel otak mengalami kerusakan tak terkendali, menyebabkan gangguan pada otot yang menandai kondisi parkindon. Meskipun gejala penyakit ini dapat ditekan dengan terapi menggunakan obat parkinson, seperti deprenyl (selegilin), L-dopa, dan amantadin, penyakit ini tidak dapat disembuhkan.

Salah satu jenis terapi yang bisa diberikan untuk penderita penyakit parkinson adalah dengan terapi musik. Musik merupakan salah satu bentuk terapi yang saat ini ditawarkan dalam mengatasi beberapa penyakit degenerasi otak, misalnya penyakit alzheimer dan penyakit parkinson. Musik dengan jenis ritmik bisa membantu untuk penderita penyakit parkinson dalam mengawali adanya atau terjadinya suatu gerakan. Selain itu, manfaat dari musik untuk penderita penyakit parkinson yang paling utama adalah ritme. Jika bagi kita, angkat kepala merupakan reflek, maka mudah. Namun untuk penyandang penyakit parkinson sangat sulit untuk dilakukan. Hal itulah mengapa musik sangat bermanfaat dan sangat baik untuk bisa mengawali adanya suatu gerakan.

Walaupun begitu, pada penderita penyakit parkinson, mempunyai kepekaan mengenai jenis musik yang berbeda. Ada juga yang lebih peka dengan musik gamelan jawa. Mereka ingat disaat waktu masih kecil senang melakukan tari jawa, Ada yang menyukai musik Cina, musik yang berasal dari Sumatera Barat. Dan musik yang diberikan juga harus sesuai dengan budaya masing-masing pasien penyakit parkinson yang merupakan salah satu bentuk terapi yang baik. Selain jenis musik, suara yang alami juga bisa membantu melatih adanya suatu gerakan pada penderita penyakit parkinson. Musik yang ada suaranya sangat bagus karena dengan adanya suara maka bisa membantu terjadinya suatu gerakan. Suara yang dikeluarkan sendiri oleh kita juga sangat bagus.

Namun saat ini di Indonesia, sayangnya terapi ini masih belum banyak dilakukan dirumah sakit atau juga di klinik yang menyediakan terapi musik untuk penyakit parkinson. Untuk itulah, tips bagi penderita penyakit parkinson yang bisa dilakukan dirumah adalah eksplorasilah berbagai jenis musik, dan temukanlah jenis-jenis musik yang bisa membuat Anda ingin bergerak. Kemudian pilihlah lagi-lagu yang cocok dengan karakter masing-masing penderita penyakit parkinson dan sebaiknya dikumpulkan dalam satu perangkat yang bisa denjgan mudah dibawa kemana-mana misalnya adalah dalam penggunaan i-pod. Selain itu, Anda perlu mengeksplor jenis musik yang bisa membuat penderita penyakit parkinson ingin bernyanyi. Dan sehaiknya penderita penyakit parkinson bergabung dalam suatu komunitas yang tetap melakukan sosialisasi.

Tentang Penyakit Parkinson

Penyakit parkinson merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang otak. Gejala utama yang paling sering muncul adalah suatu gangguan pada gerakan, misalnya adalah tremor atau gemetar, terjadinya kekakuan sendi dan juga pergerakan pada sistem motorik yang lama kelamaan menjadi semakin melambat sehingga membuat ketidakseimbangan postural yang akan membuat penderita akan dengan mudah jatuh. Walau saat ini penelitian mengenai penyakit parkinson banyak dilakukan, namun untuk penyebab penyakit parkinson sendiri hingga saat ini masih belum diketahui. Namun para ahli menduga bahwa penyakit ini disebabkan karena adanya kombinasi antara berbagai faktor genetik dan juga faktor lingkungan. Kajian yang paling baru mengenai penyakit parkinson mengatakan bahwa terjadinya mutasi genetik unutk gen LRRK2, yakni adalah gen yang bisa mengatur terjadinya suatu pelepasan dopamine dan juga dalam membantu mengontrol gerakan sistem motorik.

Dopamin merupakan salah satu zat kimia yang bisa membantu mengirimkan sinyal ke daerah bagian otak yang bernama korpus striatum. Sinyal inilah yang kemudian akan membantu mebawa otot untuk bisa melakukan suatu gerakan dengan cara yang terkontrol dan juga dengan lebih lancar. Pada penderita penyakit parkinson, terjadinya suatu mutasi yang bisa membuat fungsi normal dari LRRK2 akan mengalami gangguan sehingga akan muncul gangguan pada fungsi motorik misalnya adalah gejala tremor atau gemetar, kekakuan pada sendi tangan dan tungkai serta susahnya mengatur keseimbangan.

Jadi sebaiknya berhati-hatilah dalam mengggunakan beberapa bahan dengan kandungan pestisida di dalamnya karena penumpukkan pestisida di dalam tubuh akan menimbulkan terjadinya penyakit parkinson. Oleh sebab itulah, orang-orang yang pekerjaannya dituntut untuk melakukan kontak langsung dengan pestisida maka mereka harus lebih waspada dan berhati-hati. Radikal bebas dari sisa metabolisme di dalam tubuh atau juga zat beracun pada saraf misalnya pada zat besi, herbisida, pestisida akan menimbulkan masalah terjadinya degenerasi neurin atau pada sel pengatar impuls dalam sistem saraf. Dan terjadinya suatu kerusakan sel otak pada substansia nigra. Hal ini akan berakibat pada kadar dopamin di dalam otak mengalami penurunan.

Penyakit Parkinson Pada Lansia


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Parkinson dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Parkinson and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>